Automation Tester team apakah penting di industri?

Efesiensi yang sangat diperlukan dalam industri, tetapi belum semua orang tahu tentang role seorang QA Automation Engineer secara betul🤨

JL Peeps, kalian pasti sudah familiar dengan platform digital seperti website, aplikasi di telefon seluler, dan banyak lagi. Sebelum semua platform tersebut dapat kamu akses, tentunya ada proses dibalik itu semua —salah satunya lulus tahap testing! Apa jadinya jika sebuah aplikasi tidak melewati proses testing sebelumnya? Tentunya aplikasi tersebut akan banyak bugs dan seringkali mengalami error saat kita membukanya.

Dalam dunia teknologi terdapat salah satu superhero yang membantu menyelesaikan permasalahan ini. “Superhero” ini disebut sebagai QA Tester. Mereka bertugas menguji apakah aplikasi yang sebelumnya telah dibuat programmer sudah sesuai dengan arahan dari CEO / Product Manager di awal dan sudah tidak ada bugs. Hal ini perlu dilakukan agar kita sebagai pengguna dapat menggunakan aplikasi dengan tenang, aman dan nyaman.

QA Tester perlu menganalisis desain aplikasi dan membuat strategi pengujian secara keseluruhan. Namun selayaknya manusia biasa, QA Tester juga memiliki kemungkinan human error.

Ibarat lagu dari Band Seurieus:

“Kadang kurasa lelah Harus tampil sempurna Ingin ku teriakan… ̶R̶o̶c̶k̶e̶r̶ Tester juga manusia…”

Untuk mempermudah tugasnya, mereka dapat melakukan otomatisasi pada tahapan pengujian aplikasi, namun tentu sistem tersebut tidak akan sepenuhnya bekerja tanpa bantuan manusia. Dikutip dari artikel Applause, QA Tester atau QA Automation Tester tetap menentukan apa yang dicakup dalam pengujian, persyaratan apa saja yang diuji serta hasil yang diharapkan yang membuktikan bahwa aplikasi tersebut berfungsi.

Selain mengurangi efek human error, memanfaatkan kekuatan otomatisasi dapat meningkatkan efisiensi pada bisnis serta menghadapi tuntutan bersaing terutama di masa pandemic ini. Lebih dari itu, penerapan otomatisasi testing dapat mengurangi kesalahan dan pengeluaran hingga dapat meningkatkan keuntungan.

Lantas, apa saja manfaat mempekerjakan QA Automation Tester dalam sebuah bisnis atau perusahaan?

Mari kita jabarkan keuntungannya satu per satu!

  1. Mempercepat Waktu Pengerjaan

Dilansir dari IDNtimes, dalam sebuah webinar Nathania Sutedja selaku Android Engineering Manager di Tokopedia mengatakan “Saat ini, banyak developer yang menggunakan Manual Test, padahal sebenarnya kita bisa mempercepat waktu pengerjaan dengan menggunakan Automation Test yakni Local Unit Testing atau Instrument Test”.

2. Mampu Menemukan Bug Lebih Banyak

Pada dasarnya, test otomasi akan bergantung pada script yang telah dibuat oleh tester, sehingga prosesnya akan lebih cepat dan mendalam, serta dapat lebih mudah dalam menemukan bug. Ditambah tes dapat dijalankan 24/7 tanpa perlu input manual sehingga memastikan pemeriksaan kualitas secara menyeluruh.

3. Keterlibatan Karyawan Menjadi Lebih Baik

Dengan otomatisasi, anggota tim yang sebelumnya hanya fokus pada pengujian kini dapat membagi waktunya untuk fokus pada inovasi dan meningkatkan keahlian mereka. Sehingga dapat memberikan dapat yang baik untuk perusahaan kedepannya.

4. Meningkatkan Kepuasan Konsumen

Artikel dari Analytix mengungkapkan dengan meningkatnya akurasi, konsistensi, dan kualitas produk dan layanan yang ditawarkan oleh suatu bisnis, akan meningkatkan tingkat kepuasan konsumen.

5. Tools Mudah Ditemukan dan Open Source

Sebagian besar tools terbaik yang digunakan dalam pengujian otomatis dapat didapatkan secara open source sehingga dapat memberikan penghematan biaya keseluruhan untuk bisnis Anda. Berikut beberapa tools yang direkomendasikan Softweb Solutions:

  • Selenium WebDriver — Mengotomatiskan pengujian aplikasi web
  • Appium — Menguji aplikasi asli dan aplikasi web seluler
  • SpecFlow — Menulis otomatisasi pengujian pengembangan yang digerakkan oleh perilaku
  • JMeter — Pengujian beban web / seluler / API
  • SoapUI — Alat pengujian API untuk SOAP dan REST API
  • Instrumen — Utilitas yang disertakan dengan Xcode untuk memeriksa penggunaan memori aplikasi iOS
  • Android Monitor — Utilitas yang disertakan dengan Android Studio untuk memeriksa penggunaan memori aplikasi Android

Menerapkan pengujian otomatis dapat memberikan dampak yang baik dari segi bisnis dan kepuasan konsumen. Jika Anda ingin membuat produk yang bebas bug dan menampilkan UX yang baik, mulai upgrade kemampuan para QA Tester anda melalui pelatihan QA Automation Testing.

Info selengkapnya kunjungi instagram @jakartalabs.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *